banner-download-file-for-player-2.png

Kontribusi Sektor Tambang di Sumut Masih Kecil
Polisi Tindak Tegas Anggota OKP Yang Masih Melakukan Keributan
Bank Indonesia Perkenalkan Tugas Mereka Lewat BI Corner
Di 2016, Pemerintah Diharapkan Cepat Belanjakan Anggaran
Penggunaan Voice Masih Akan Bertumbuh
@KissFmMedan
  • banner_streaming.gif
  • banner_afterschool.jpg
  • KISS HOT INFORMATION
    Kontribusi Sektor Tambang di Sumut Masih Kecil

    Kontribusi Sektor Tambang di Sumut Masih Kecil

    Kontribusi sektor pertambangan terhadap produk domestik regional bruto atau PDRB Sumatera Utara ternyata masih kecil,berkisar 1,3% -1,4% saja.Hal ini dikarenakan potensi pertambangan belum optimal dieksplorasi dan ekploitasi karena beberapa perusahaan masih terkendala perizinan akibat kebijakan pemerintah pusat yang belum harmonis dengan provinsi.
    Ini terungkap dalam seminar analisis dampak ekonomi dan fiskal tambang emas martabe yang dilakukan oleh LPEM-FEBUI bekerjasama dengan USU yang digelar pada Kamis(25/2)di Medan. 

    Direktur wilayah I BKPM,Agus Joko Sartono mengatakan masih terbuka luas peluang provinsi untuk mengembangkan potensi usaha pertambangan,ini terlihat dari data realisasi investasi di sumatera Utara pada 2016 mencapai 18,8 Trilyun dimana 3,1 % dari realisasi investasi nasional dan kontribusi tambang baru sebesar 11,7% dari realisasi tersebut.
    “masih terbuka luas peluang provinsi untuk mengembangkan potensi usaha pertambangan,dan kehadiran perusahaan pertambangan seperti PT Agincourt Resources di Sumut yang telah memberikan konribusi pelu ditingkatkan”urai Agus dalam paparannya.

    Berdasarkan laporan akhir hasil analisi dampak ekonomi dan fiskal tambang emas martabe diketahui saat ini perusahaan emas tersebut sudah memberikan kontribusi terhadap PDRB provinsi Sumut sebesar 4,7 Trilyun sejak tahun 2010-2015.Sementara untuk PDRB tingkat kabupatan Tapsel,Tambang Martabe sudah memberikan kontribusi sebesar 1,2 Trilyun rupiah.Adapun untuk kontribusi fiskal untuk provinsi Sumut pada tahun 2012-2015 mencapai 89,6 M ,Kontribusi terbesar berasal dari pajak bbm dan royalti.
    Dr Widyono Soetipto selaku pempimpin studi mengatakan bahwa setiap satu juta rupiah belanja modal PT AR berpotensi meningkatkan PDRB Provinsi Sumut sebesar Rp 0,82 juta. 
     
    Sementara,Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources Linda Siahaan mengatakan kajian dilakukan  bertujuan utk mengevaluasi dampak.ekonomi keberadaan perusahaan dan tentunya harus positif,sekaligus sebagai.bentuk keterbukaan perusahaan dalam.menyampaikan data dan informasi untuk kebaikan perusahaan dan siap menerima masukan dan kritikan sehingga perusahaan.tambang bisa optimal dalam.memberikan kontribusi.”Atas keterlibatan seluruh pemangku kepentingan di provinsi Sumut dan Pemkab Tapsel,PT AR berterimakasih,sehingga kajian dampak ekonomi bisa selesai dilakukan,dan hasil kajian menjadi masukan bagi perusahaan mereka dalam melakukan perbaikan untuk ditindak lanjuti”ucap Linda diakhir acara seminar.(newspool/MS)


    Posted by newspool on Monday 27 February 2017 - 06:22:02
    create pdf of this news item
      Total Views (306)
    KISS HOT INFORMATION
    Penyidik KPK Memeriksa Staff Ahli dan Anggota DPRD Sumut

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali turun ke Medan untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap para saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi DPRD Sumut dari Gubernur Sumut non Aktif Gatot Pujo Nugroho.   
     
    Pemeriksaan tersebut berlangsung di Markas Komando Brimob Polda Sumut, Senin (14/12/2015), di Jalan wahid Hasyim, dimana 11 orang terdiri dari Anggota DPRD Sumut dan beberapa staff ahlinya dimintai keterangan.   
     
    Staff ahli anggota DPRD Sumut, Indra Alamsyah bernama Fahrizal Dalimunthe mengakui pemeriksaan yang ia jalani berkaitan dengan interpelasi. Namun ia hanya memberikan keterangan singkat sembari berjalan memasuki gedung tempat pemeriksaan.    
     
    Sementara itu, anggota DPRD Sumatera Utara dari fraksi Nasdem yang juga ikut dimintai keterangan, Nejar Ddjoeli mengatakan dirinya juga ditanyai seputar dugaan suap interpelasi di DPRD Sumut.   
     
    “Fraksi Nasdem tidak menerima suap apapun terkait dugaan interpelasi, karena fraksi Nasdem merupakan salah satu pengusung agar interpelasi terus dilakukan. Apalagi Nasdem tetap mendukung interpelasi hingga akhirnya gagal didalam paripurna,” ujar Nejar.   
     
    Berdasarkan data yang diperoleh, nama-nama anggota dewan tersebut yakni Zulfikar, Mohammad Nezar Djoeli, dan Zeira Salim Ritonga. Kemudian dari kalangan staff ahli yakni Fahrizal Dalimunthe (Staff Indra Alamsyah), Rasadi (staff Ajib Shah), Fajar Arifianto (Sekretaris Pribadi Gatot Pujo Nugroho),  Zulkarnain (Wiraswasta), Sumarno (Staff Golkar DPRD Sumut), dan Tulus (Staff M Affan).  
     
    (Tim Newspool/ JP)
    Posted by newspool on Monday 14 December 2015 - 10:47:37
    create pdf of this news item
      Total Views (909)
    KISS HOT INFORMATION
    DPRD kota Medan Hanya Mampu Mensahkan 7 Perda

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Medan hanya mampu membahas 7 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk kemudian disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).   
     
    Ketua DPRD kota Medan, Hendri Jhon Hutagalung mengatakan, sedikitnya Ranperda yang bisa disahkan menjadi Perda dikarenakan lambatnya penetapan Pejabat Walikota Medan pasca berakhirnya masa jabatan walikota yang lama, disamping kurangnya peran aktif pihak Pemko Medan dalam proses pembahasan.   
     
    “Sedikitnya Ranperda yang disahkan menjadi Perda karena lamanya penetapan PJ Walikota Medan setelah berakhirnya masa jabatan walikota yang lama,” ujar Hendri Jhon.

    Peraturan Daerah yang disahkan DPRD kota Medan di sepanjang tahun 2015 diantaranya terkait laporan keterangan pertanggungjawaban akhir masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota periode 2010-2015, Perda tentang Penanggulangan Kemiskinan, Perda tentang Revisi PBB, dan juga Perda tentang Laporan Keterangan Pertanjungjawaban Tahun Anggaran 2014 serta Perda tentang Pengelolaan Persampahan di kota Medan. 
     
    (Tim Newspool/ JS)

    Posted by newspool on Sunday 13 December 2015 - 12:38:18
    create pdf of this news item
      Total Views (554)
    KISS HOT INFORMATION
    BNNP Sumut Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Jelang Akhir Tahun

    Badan Narkotika Nasional (BNN) memperketat pengawasan tempat hiburan jelang akhir tahun 2015. Hal ini disampaikan Humas Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara, AKBP Saudara Sinuhaji, Jumat (11/12/2015).   
     
    “Masa-masa liburan akhir tahun akan membuat tingkat kunjungan ke tempat hiburan seperti pub dan diskotik akan meningkat yang juga kerap dimanfaatkan oleh para pengedar narkoba untuk semakin gencar mengedarkan narkoba miliknya. Tim intelijen dari BNN akan diintensifkan melakukan pemantauan di tempat-tempat hiburan,” ujar AKBP Saudara Sinuhaji.   
     
    Selain mengintensifkan pengawasan peredaran narkoba pada tempat-tempat hiburan, BNNP Sumut juga akan terus melakukan aksi razia tempat kost untuk meminimalisir peredaran narkoba ditengah masyarakat.   
     
    Data yang diperoleh, saat ini sekitar 1.200 korban penyalahgunaan narkoba dari kalangan anak kost di Sumut sudah menjalani rehabilitasi setelah terbukti positif narkoba dalam razia yang dilakukan dengan tes urin pada tempat-tempat kost mereka.    
     
    (Tim Newspool/ JP)
    Posted by newspool on Friday 11 December 2015 - 10:48:18
    create pdf of this news item
      Total Views (548)
    KISS HOT INFORMATION
    1.200 Anak Kost di Sumut Positif Narkoba

    Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara terus melakukan razia para pengguna narkotika pada tempat-tempat kost di Kkota Medan. Razia terakhir yang dilakukan di Jalan Sei Arakundi, Gang Tula, pada Jumat (11/12/12015) siang.   
     
    Dalam razia ini petugas mengamankan 9 orang penghuni kost yang terindikasi positif menggunakan narkotika berdasarkan tes urin yang dilakukan oleh petugas pada beberapa tempat kost di gang tersebut.   
     
    Humas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, AKBP Saudara Sinuhaji mengatakan selama razia belakangan ini sekitar 1.200 anak kost sudah mereka amankan dan melakukan assesmen untuk rehablitasi di Sumut.   
     
    “Sampai saat ini sekitar 1.200 anak kost di Sumatera Utara sudah kami amankan untuk dan melakukan assesment untuk rehabilitasi, Jumlah ini diperkirakan terus bertambah mengingat razia masih terus dilakukan,” ujar AKBP Saudara Sinuhaji.    
     
    Razia penghuni kost terus dilakukan secara intensif oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara. Hal ini mereka lakukan untuk menekan angka peredaran narkoba di Sumatera Utara.  
     
    (Tim Newspool/ JP)
    Posted by newspool on Friday 11 December 2015 - 07:05:11
    create pdf of this news item
      Total Views (561)
    KISS HOT INFORMATION
    KPU Gagal Sosialisasikan Pilkada Medan 2015

    Rendahnya partisipasi pemilih di Pilkada Medan disebut sebagai bentuk kegagalan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Medan dalam menjalankan tugas. Demikian disampaikan Pengamat Politik kota Medan, Shohibul Anshor.   
     
    “Kinerja KPU pantas menjadi sorotan utama dalam hal ini, mengingat tugas penyelenggaraan Pilkada dan penganggaran sosialisasi ada pada mereka. Kurang pahamnya masyarakat mengenai formulir C6 maupun pemilihan menggunakan KTP menjadi salah satu indikasi kegagalan tersebut,” ujar Shohibul.

    Selain karena kegagalan dalam menjalankan tugas sosialisasi, Shohibul juga menyebutkan kasus hukum yang menjerat beberapa pejabat Sumut menjadi faktor pemicu lain rendahnya partisipasi pemilih.   
     
    “Dalam situasi seperti ini, pemenang Dzulmi Eldin tidak boleh terlalu gembira melainkan harus segera menunjukkan kinerja baik agar kepercayaan masyarakat kembali pulih,” ujar Shohibul.

    Diketahui partisipasi pemilih di Pilkada Medan sangat rendah. meski belum merilis data pasti namun beberapa kalangan memprediksi Pilkada Medan akan kembali keluar sebagai Pilkada dengan partisipasi pemilih terendah se Indonesia.

    (Tim Newspool/ JP)
    Posted by newspool on Thursday 10 December 2015 - 10:41:21
    create pdf of this news item
      Total Views (552)
    KISS HOT INFORMATION
    Kejaksaan Sumut Klaim Selamatkan Uang Negara Rp 50 M Lebih

    Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara  (Kejati Sumut) mengklaim telah menyelamatkan keuangan negara lebih dari Rp50 milyar  dari berbagai kasus tindak pidana korupsi yang ditangani Pidana Khusus Kejati Sumut dan Kejari se Sumatera Utara sepanjang 2015.  


    “Penyelamatan uang negara itu diperoleh dari tahap penyidikan sebesar Rp37 milyar, tahap penuntutan sebesar Rp11 milyar serta pembayaran uang pengganti sebesar Rp2 milyar lebih,” urai  Kepala Kejati Sumut M. Yusni, usai upacara Peringatan Hari Anti Korupsi, Kamis (10/12/2015) pagi.   
     
    Yusni menambahkan jumlah penyelematan uang negara ini sudah cukup maksimal. Sementara terkait penanganan perkara tindak pidana korupsi sepanjang tahun 2015, Kajati Sumut M. Yusni mengatakan dalam tahap penyidikan, Kejati Sumut dan jajaran saat ini sedang menangani 98 perkara, tahap penyelidikan 206 perkara serta tahap penuntutan  91 perkara, sementara tahap penuntutan penyidikan Polri  30 perkara.   
     
    “Kami tetap memberikan peringatan bagi Kejaksaan Negeri yang penanganan korupsinya rendah,” ujar Yusni.   
     
    Sementara itu, selain menggelar upacara peringatan hari anti korupsi di Kejati Sumut pada siang tadi juga dilakukan dengan membagikan stiker bertemakan pemberantasan korupsi ke para pengguna jalan di simpang Lapangan Sejati, Jalan AH Nasution Medan.  
     
    (Tim Newspool/ IH)
    Posted by newspool on Thursday 10 December 2015 - 06:02:42
    create pdf of this news item
      Total Views (548)
    KISS HOT INFORMATION
    2.508 Warga Medan Penghuni Rutan Tanjung Gusta Terpaksa Golput

    Dikarenakan letak bangunan berada di Kabupaten Deli Serdang, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas Ia Tanjung Gusta, Medan tidak melaksanakan pencoblosan dan pemungutan suara pada Pilkada kota Medan. Akibatnya 2.508 orang warga binaan memiliki hak suara tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Medan tahun ini.   
     
    Angka cukup fantastik ini menambah jumlah Golput di kota Medan. Namun, pada Pilkada kota Medan 2010, Rutan Tanjung Gusta Medan menggelar pencoblosan didalam rutan yang berada di Jalan Lembaga Pemasyarakatan.   
     
    “Kami sudah mendapat surat pemberitahun soal tidak ada TPS dan pencoblosan dari KPU Medan pada tanggal 3 Desember 2015, lalu. Dengan itu, saya langsung melakukan konsultasi kepada Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) kota Medan,” ujar Kepala Rutan Tanjung Gusta, Jumadi.
     
    Jumadi mengungkapkan rasa kecewaaannya untuk menyukseskan dan menekan angka golput pada Pilkada kota Medan. Mengingat jumlah penghuni rutan diisi warga kota Medan sekitar 70 persen dari 3100-an warga binaan. Kemudian, pendataan warga binaan yang berhak memilih yang terdaftar pemilih sementara (DPS). Yang dilakukan pihak Rutan menjadi sia-sia.   
     
    Dari pantauan wartawam terlihat di Rutan Tanjung Gusta Medan, tidak ada aktifitas pada umumnya dihari pencoblosan pada Pilkada serentak. Hanya terlihat aktifitas biasa di rutan tersebut. Untuk diketahui, di Rutan Tanjung Gusta Medan dihuni 164 orang terpidana korupsi yang sedang menjalani hukuman dan proses hukum. Seluruhnya juga tidak memiliki hak suara.  
     
    (Tim Newspool/ IH)
    Posted by newspool on Wednesday 09 December 2015 - 11:20:55
    create pdf of this news item
      Total Views (556)
    KISS HOT INFORMATION
    Tingkat Partisipasi Pemilih di Medan Rendah

    Tingkat partisipasi pemilih pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah di kota Medan sangat rendah. Diprediksikan tingkat partisipasi hanya 30 persen, hal ini dilihat dari rendahnya kehadiran masyarakat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

    Usai melakukan pemantauan di TPS 9 Kompleks Rusun Rose Garden, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Rabu (9/12/2015), Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) Tengku Erry Nuradi, mengakui sepertinya animo masyarakat untuk memilih sangat rendah.   
     
    “Saya berharap sampai TPS ini ditutup masyarakat mau untuk menggunakan hak pilihnya,” ujar Erry.

    Minimnya partisipasi masyarakat ini juga diakui oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Mulia Banuarea. Mulia mengatakan tidak tahu apa penyebabnya padahal mereka merasa sudah maksimal melakukan sosialisasi.

    Dari pantauan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di kota Medan, terlihat memang TPS banyak yang sepi.  

    (Tim Newspool/ MS)
    Posted by newspool on Wednesday 09 December 2015 - 06:32:19
    create pdf of this news item
      Total Views (559)
    KISS HOT INFORMATION
    PTUN Medan Keluarkan Penetapan Penundaan Pilkada Siantar

    Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan menginstruksikan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pematang Siantar untuk menunda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Pematang Siantar lewat surat yang dikirimkan.

    Kepala Humas PTUN Medan, Sugianto yang ditemui Selasa (8/12/2015) siang, di kantornya mengatakan, instruksi pembatalan Pilkada kota Pematang Siantar tersebut dilakukan pihaknya setelah menerima surat permohonan gugatan dari salah satu pasangan calon Walikota Siatar, Survenof Sirait dan dan wakilnya Parlindungan Sinaga, Jumat (4/12/2015) lalu.   
     
    “Permohonan itu agar surat keputusan KPU terkait pencoretan diri mereka untuk dibatalkan oleh PTUN,” ujar Sugianto.   
     
    Sugianto menambahkan, didalam gugatannya tersebut, penggugat juga mengajukan permohonan penundaan terkait penyelenggaraan pilkada Pematang Siantar dengan mengajukan argumentasi yang termuat dalam gugatan, dengan dalih yang disampaikan penggugat.

    “Terkait itu, PTUN dalam konteks perkara ini telah mengirimkan penetapan skorsing yang dimohonkan kepada pihak terkait dalam hal ini kepada tergugat KPU Pematang Siantar terkait penundaan pelaksanaan obyek sengketa (pilkada), pemohonan itu dikabulkan oleh PTUN,” ujar Sugianto.   
     
    Sementara itu, sidang perdana perkara tersebut akan digelar Rabu (16/12/2015) mendatang dengan agenda pemeriksaan persiapan pertama. Sementara yang akan menjadi hakim ketua pada sidang itu Sugianto didamping hakim anggota I Gede Eka Putra Suartana dan Dedi.    
     
    (Tim Newspool/ IH)
    Posted by newspool on Tuesday 08 December 2015 - 12:00:00
    create pdf of this news item
      Total Views (586)
    Go to page       >>